KANALPojok News

Emas sebagai Investasi Aman dalam Perspektif Islam, Refleksi dari Ngaji Emas

Emas sebagai Investasi Aman dalam Perspektif Islam, Refleksi dari Ngaji Emas
Suasana Safari Ramadhan putaran tiga PC ISNU Kab.Blitar, Selasa 10/3 2026. (FOTO; Kusnin)

COWASJP.COM – Putaran ketiga Safari Ramadhan Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Blitar kali ini berlangsung di PAC ISNU Sanankulon. Tepatnya di Pendopo Ndalem Kanjeng Romo Ki Nanang Wisanggeni, Sumber, Sanankulon, Blitar, pada Selasa, 10 Maret 2026.

 Acara ini menyajikan momen istimewa berupa Ngaji Emas dan Doa Maleman 21 Ramadhan yang dihadiri oleh pengurus dan anggota ISNU. 

Kegiatan ini bukan hanya menjadi momentum spiritual menjelang malam keagungan, tetapi juga kesempatan menggali makna investasi emas menurut nilai-nilai Islam, sekaligus menguatkan ukhuwah dan berbagi kebahagiaan melalui buka bersama.

 Pada kesempatan tersebut, M. Zaki, Kepala Cabang Bank Syariah Indonesia (BSI) Blitar, memaparkan tentang emas sebagai instrumen investasi yang aman serta relevan secara historis dan syariah Islam.

 “Emas merupakan bentuk investasi yang aman, karena sejak zaman Rasulullah SAW, emas Dinar sudah dikenal luas sebagai alat tukar dan penyimpan nilai yang terpercaya,” ujar M. Zaki dengan ramah kepada sekitar 60 peserta yang hadir.

 Penjelasan beliau menegaskan kestabilan dan nilai jangka panjang emas yang membuatnya menjadi alternatif tepat bagi masyarakat yang ingin memelihara kekayaan sekaligus menjamin masa depan finansial secara halal. 

Dalam kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian dan dinamis, emas berperan sebagai pelindung nilai (hedge) efektif terhadap inflasi dan fluktuasi mata uang.

 “Dengan karakteristik ini, investasi emas tidak hanya memenuhi kebutuhan finansial duniawi, tetapi juga sejalan dengan prinsip kehati-hatian dan keberkahan yang dianjurkan Islam,” terang M. Zaki.

 Sementara itu, Ketua PC ISNU Kabupaten Blitar, DR. H. Hakam Sholahuddin SH MH, menyampaikan apresiasi mendalam kepada M. Zaki atas paparan dan kerja sama yang terjalin. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh sahabat ISNU yang telah meluangkan waktu, memberikan pikiran, dan berdonasi untuk menyukseskan rangkaian Safari Ramadhan. Meliputi Ngaji Politik, Ngaji Kebudayaan, dan Ngaji Emas.

 “Semoga Allah membalas segala kebaikan dengan limpahan keberkahan dan kebahagiaan bagi kita semua,” ungkapnya penuh harap.

 Ungkapan tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang menjadi roh utama menjaga kesinambungan dakwah dan edukasi komunitas.

 Acara ini juga menjadi momen penguatan rasa syukur dan penghormatan terhadap leluhur. Melalui doa-doa dan tradisi spiritual, yang mempererat ikatan kekeluargaan serta tanggung jawab generasi penerus dalam menjaga warisan kebaikan. 

Buka bersama yang digelar sejalan dengan momentum Ramadan semakin menambah kehangatan dan kekompakan antaranggota ISNU.

 Secara keseluruhan, dialog dan kegiatan dalam Ngaji Emas dan Doa Maleman 21 Ramadhan ini menjadi refleksi penting bagi masyarakat dalam memandang emas bukan sekadar komoditas investasi. Tapi juga sebagai sarana strategis menjaga kesejahteraan secara syariah dan meningkatkan kualitas hidup. 

Pendekatan yang menggabungkan aspek finansial, spiritual, dan sosial ini menunjukkan bagaimana nilai-nilai Islam dapat diimplementasikan secara menyeluruh dalam kehidupan modern.

 Kegiatan seperti ini penting tidak hanya untuk meningkatkan literasi keuangan syariah, tetapi juga memperkuat komunitas keagamaan dalam menghadapi tantangan zaman. Investasi emas dengan dasar pemahaman agama yang benar menjadi landasan kuat bagi kesiapan masyarakat menghadapi ketidakpastian ekonomi dan membangun masa depan yang berkelanjutan serta penuh berkah.

 Dengan demikian, Ngaji Emas dan Doa Maleman bukan hanya sebuah ibadah dan refleksi spiritual, tetapi juga wadah edukasi dan inspirasi yang membangun kesejahteraan umat secara holistik dan integratif.(*)


Pewarta : Imam Kusnin Ahmad
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :