KANALPojok Features

Selamat Jalan Bang Donny Fattah, Legenda Rock, Bassist God Bless

Selamat Jalan Bang Donny Fattah, Legenda Rock, Bassist God Bless
Donny Fattah, bassist band rock legendaris God Bless. (FOTO: Istimewa)

COWASJP.COM – ​INDUSTRI MUSIK Tanah Air kembali terpuruk dalam duka mendalam. Donny Fattah, bassist sekaligus pendiri band rock legendaris God Bless, meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. 

Kabar duka ini resmi dikonfirmasi melalui akun Instagram resmi God Bless, menyisakan kesedihan mendalam bagi para pencinta musik rock yang selama puluhan tahun menikmati karya-karyanya yang tak terlupakan. 

Dengan nama lengkap Jidon Patta Onda Gagola, musisi kelahiran 24 September 1949 yang memiliki darah Maluku Utara ini bukan hanya sosok bassist berbakat, tapi juga salah satu arsitek utama perkembangan musik rock Indonesia yang kita kenal hari ini.

 Perjalanan Karier yang Mengukir Sejarah

 Bakat musik Donny sudah terlihat sejak usia remaja. Pada tahun 1965, ketika masih berusia belasan tahun, ia memulai langkahnya di dunia musik dengan membentuk band Harbour Beat bersama Bartje Van Houten dan Minggus Tahitoe. 

Tiga tahun kemudian, ia bergabung dengan Fancy Junior, di mana pengalaman panggungnya semakin terasah dan memperkuat posisinya sebagai bassist handal.

 Titik penting dalam kariernya tiba ketika ia bersama Ahmad Albar, Fuad Hassan, Yockie Suryoprayogo, dan Ludwig Lemans membentuk band yang awalnya bernama Crazy Wheels. Pada 5 Mei 1973, setelah tampil di Taman Ismail Marzuki Jakarta, formasi ini resmi berubah nama menjadi God Bless – sebuah nama yang kemudian akan menjadi ikon dalam sejarah musik Indonesia. 

Sejak saat itu, God Bless menjelma sebagai salah satu band rock terbesar di tanah air, membawa warna baru dalam industri musik dengan gaya yang khas dan karya yang mendalam.

 Kehebatan sebagai Bassist dan Pencipta Lagu

 Donny Fattah dikenal dengan teknik permainan bass yang kuat dan penuh improvisasi. Di atas panggung, ia sering memberikan sentuhan spontan yang membuat setiap penampilan terasa hidup dan unik. Gaya bermainnya banyak terpengaruh oleh bassist dunia seperti Stanley Clarke dan Geddy Lee dari band Rush. Ia juga menguasai teknik funky thump yang memberi alur musik rock warna yang khas dan kuat. 

Keahliannya bahkan menjadi referensi bagi banyak musisi di kawasan Asia Tenggara, termasuk Singapura dan Malaysia.

 Selain sebagai pemain bass yang handal, Donny juga berperan sebagai pencipta lagu berbakat. Sejumlah karya yang ia hasilkan bersama God Bless menjadi legenda yang masih sering diputar hingga kini, antara lain Semut Hitam, Anak Adam, Dia Meninggal Dunia, Musisi, dan Setan Tertawa. Lagu-lagu ini mencerminkan musikalitasnya yang luas, mulai dari rock progresif hingga eksplorasi musikal yang lebih eksperimental.

 Di tengah jadwal padat God Bless pada periode 1974-1976, Donny juga sempat membentuk proyek musik bersama adiknya Rudy Gagola bernama D&R. Proyek ini merilis album Bawaku Serta pada tahun 1975, yang melahirkan lagu populer seperti Mimpi dan Datanglah Trang, dengan dukungan musisi besar seperti Jockie Surjoprajogo dan Keenan Nasution.

 Kolaborasi yang Mengukuhkan Warisan

 Ketika God Bless sempat vakum, Donny tidak pernah berhenti berkarya. Pada tahun 1990, ia bergabung dengan proyek musik Kantata Takwa bersama Setiawan Djody, menghasilkan album legendaris yang dianggap sebagai salah satu karya musik monumental Indonesia. Ia juga pernah memperkuat band Gong 2000 bersama gitaris legendaris Ian Antono, dengan hasil kolaborasi berupa lagu-lagu hits seperti Basa-Basi dan Penantian.

 Sebelum meninggal, kondisi kesehatan Donny menurun drastis. Ia mengalami berbagai masalah serius seperti sarkopenia, penyumbatan pembuluh darah, dan penyakit autoimun, yang membuatnya harus mengonsumsi hingga 32 jenis obat setiap hari. 

Namun, semangatnya terhadap musik tidak pernah pudar – ia tetap dikenang sebagai sosok yang selalu membentang tinggi dalam menghadapi tantangan dan tetap setia pada passionnya.

  Warisan yang Menginspirasi Generasi Mendatang

 Kepergian Donny Fattah meninggalkan ruang besar yang tak dapat tergantikan dalam dunia musik rock Indonesia. Lebih dari lima dekade perjalanan kariernya telah memberikan kontribusi luar biasa bagi perkembangan musik tanah air. Sebagai bassist, pencipta lagu, dan pendiri God Bless, ia tidak hanya menyisakan karya-karya abadi, tetapi juga semangat berkarya yang gigih dan keberanian untuk terus bereksperimen.

 Bagi para musisi muda saat ini, Donny Fattah adalah contoh nyata bahwa kesuksesan dalam musik tidak hanya datang dari bakat semata, tetapi juga dari dedikasi, kerja keras, dan kemauan untuk terus belajar dan berkembang. Nama beliau akan selalu menjadi bagian penting dalam sejarah panjang musik negeri ini, dan warisannya akan terus hidup dalam setiap nada musik yang menginspirasi hati dan pikiran. 

Selamat jalan legenda, selamat jalan Donny Fattah –Lahul  Fatihah.... Selamat Jalan Bang Donny.(*) 


Pewarta : -
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :