KANALPojok Features

Pantai-Pantai Indah di Blitar (8-Habis)

Pantai Jebring Alamnya Aduhai, tapi Masih Tersembunyi Jarang Dikunjungi

Pantai Jebring Alamnya Aduhai, tapi Masih Tersembunyi Jarang Dikunjungi
Indahnya Pantai Jebring. Sayang jalan di dekat pantai masih berupa tanah dan berbatu. Belum dikelola dengan baik. (FOTO: Istimewa)

COWASJP.COM – Pantai Jebring juga dikenal sebagai Pantai Jebring Watu Payung. Merupakan destinasi wisata bahari tersembunyi di Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Terletak di Dusun Banyu Urip, Desa Ngadipuro, Kecamatan Wonotirto.

Pantai ini menjadi salah satu pantai terbarat dan terluas di wilayah Ngadipuro. Dikenal dengan ciri khas pasir hitam dan pemandangan alam yang masih alami. 

Terletak sekitar 23 kilometer dari pusat Kota Blitar dan berdekatan dengan Pantai Keboen, Pantai Wedi Ireng, serta Pantai Princen. Koordinat geografisnya sekitar -8.2976, 112.2086.

kusnin1a8d78.jpgFOTO: Istimewa.

Akses menuju Pantai Jebring tergolong cukup menantang dan lebih cocok menggunakan kendaraan roda dua atau mobil dengan kondisi prima. Jalan terakhir menuju lokasi sebagian masih berupa tanah dan berbatu. Sering dilalui truk pengangkut tebu.

Ada dua rute utama yang dapat ditempuh:

1. Rute Pertama: 

Kota Blitar → Lodoyo (Sutojayan) → Ngeni → Banyu Urip → Pantai Jebring

2. Rute Kedua: 

Kota Blitar → Kademangan → Tambakrejo → Beringin Serang → Pasar Ngeni → Dusun Banyu Urip. Setelah sampai di pertigaan dengan petunjuk arah 10 pantai di Desa Ngadipuro, belok kanan menuju Pantai Keboen lalu lanjut ke Pantai Jebring.

 Petunjuk arah sudah dipasang di titik penting, namun disarankan menggunakan aplikasi pemetaan atau bertanya kepada warga lokal jika mengalami kesulitan navigasi.

DAYA TARIK UTAMA

Keasrian Alam: 

Hamparan pasir hitam halus yang terbentuk dari endapan bijih besi (pertambangan dihentikan antara 2010-2014). Laut biru jernih dengan ombak yang cukup besar. Tebing megah di sisi timur, serta batu ikonik berbentuk payung ("Watu Payung") yang terkena ombak secara terus-menerus. 

kusnin25837d.jpgFOTO: Istimewa.

Di sisi barat terdapat muara sungai yang dikelilingi pepohonan cemara udang, memberikan suasana sejuk dan nyaman.

Suasana Tenang: 

Lokasi yang tersembunyi membuat pantai jarang ramai pengunjung, seperti memiliki pantai pribadi.

Pemandangan Matahari Terbenam: 

Tempat yang cocok untuk menyaksikan pemandangan matahari terbenam yang spektakuler.

Aktivitas Wisata:

Bersantai dan berjalan-jalan menyusuri garis pantai. 

Memancing di area muara sungai atau tepi pantai. 

Berkemah di area terbuka (dengan memperhatikan keamanan dan kebersihan)

Belajar tentang kehidupan nelayan lokal. 

INFORMASI KUNJUNGAN

Tiket Masuk:

 Akses ke Pantai Jebring gratis karena belum dikelola secara komersial. Bagi yang ingin melakukan aktivitas khusus seperti berkemah, disarankan menghubungi warga lokal atau pemerintah desa terlebih dahulu untuk mendapatkan izin dan informasi tambahan.

 Jam Operasional:

 Tidak memiliki jam operasional tetap, dapat dikunjungi kapan saja. Namun, tidak disarankan berada di lokasi terlalu larut malam karena kurangnya penerangan jalan dan akses yang sulit.

Fasilitas:

 Fasilitas masih sangat minimal dan belum terkelola secara teratur:

Tidak ada toilet, kamar mandi, mushola, atau warung makan permanen di lokasi- 

Area parkir tidak tersedia secara resmi; pengunjung biasanya meletakkan kendaraan di pinggir jalan atau area terbuka dengan hati-hati. 

Tidak ada akomodasi langsung di dekat pantai; pilihan penginapan tersedia di Kota Blitar atau desa sekitar (homestay hingga hotel bintang dua)

Disarankan membawa bekal makanan, minuman, dan perlengkapan pribadi sendiri. Beberapa penjual makanan sesekali ada di sekitar lokasi, namun ketersediaannya tidak terjamin.

 Ombak yang cukup besar menjadi bahaya utama; tidak disarankan berenang atau masuk air terlalu jauh karena tidak ada petugas penyelamat di lokasi.

Pengunjung harus menjaga diri sendiri dan barang bawaan dengan baik.

Saat musim hujan (November–Maret), jalan bisa licin dan berpotensi longsor; pastikan kendaraan dalam kondisi prima dan hati-hati saat berkendara.

Selalu jaga kebersihan lingkungan dan jangan merusak alam sekitar.

 CUACA DAN WAKTU TERBAIK UNTUK BERKUNJUNG

 Pantai Jebring mengikuti iklim tropis Indonesia dengan dua musim:

 Musim Kemarau (April–Oktober): 

Suhu 25–30°C, cuaca cerah, ombak relatif tenang, dan jalan akses lebih mudah. Ini adalah waktu terbaik untuk berkunjung.

Musim Hujan (November–Maret): 

Suhu 22–28°C, curah hujan tinggi, ombak bisa mencapai 3–4 meter. Disarankan membawa jas hujan dan berhati-hati saat berkendara.

 Pada siang hari, suhu bisa terasa panas; disarankan membawa topi, kacamata hitam, dan tabir surya.

BUDAYA LOKAL

Masyarakat sekitar sebagian besar adalah nelayan yang masih menjaga tradisi kehidupan pesisir, seperti menggunakan alat tangkap tradisional. Meskipun tidak ada tradisi khusus di Pantai Jebring, pada tanggal 1 Suro (awal tahun Jawa), tradisi Larung Sesaji dapat disaksikan di pantai sekitar seperti Pantai Serang dan Pantai Tambakrejo.

Pantai Jebring adalah destinasi yang cocok bagi mereka yang mencari ketenangan dan keindahan alam murni. Meskipun fasilitas terbatas, keasrian alamnya menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang menyukai petualangan dan kedamaian. Wallohul A'lam Bisshawab. (*)


Pewarta : -
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :