KANALPojok Features

Pilot Handal jadi Danlanudal Juanda

Pilot Handal jadi Danlanudal Juanda
Kolonel Laut (P) Mohammad Tohir (nomor 2 dari kiri) Danlanudal Juanda yang baru. (FOTO: H. Nasyaruddin Ismail)

COWASJP.COM – Setelah sekian lama tak pernah meliput di Lanudal Juanda, nampak kemarin suasana sudah jauh berbeda.

Berbagai fasilitas pembangunannya pun terlihat bagus.
Tak hanya itu. Para perwira yang dulu sering saya nunut helikopternya, sekarang sudah berpangkat Pamen (perwira menengah). Bahkan banyak yang sudah Kolonel.

Salah satu di antaranya, Kol Laut (P) Mohammad Tohir. Dia adalah pilot handal helikopter.

Senin pagi (7 Oktober 2019) kemarin, dia dilantik sebagai komandan Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Lanudal) Juanda.

Dalam konteks itulah saya bernostalgia di sana.

Di kalangan TNI AL, Tohir dikenal sebagai pilot handal. Pilot pemberani.

Saya pernah menyaksikan kehandalan pilot kelahiran Palembang ini. Kala itu, terjadi banjir bandang di Jember. 

din1.jpg

Untuk mengevakuasi korban, tidak ada landasan heli. Kiri-kanan sungai bertebing. Juga penuh lumpur. Yang dalam selutut. Untuk jalan pun susah.
Di tengah sungai pun penuh batu. Tak ada lagi yang bisa dijadikan landasan heli.

Namun, Tohir tidak kehabisan cara. Dia melihat sebuah batu besar di tengah sungai. Setelah berputar-putar sejenak, akhirnya batu itulah yang dituju. Dijadikan landasan darurat. Dia pun mendarat di atas batu besar tersebut. Tanpa matikan mesin.

Dari atas batu itu pula, tim SAR menaikkan korban. Yang ditemukan di pinggir sungai. Dengan luka yang memprihatinkan.

Tohir mendarat di atas batu itu berkali-kali. Untuk membawa korban ke lokasi penampungan para korban.

din2.jpg

Ayah seorang anak ini, memang sudah terbiasa mendaratkan heli. Di atas geladak KRI yang sedang berlayar. Dari pengalaman itulah yang membuat dia berani mendarat di tempat yang sulit. Bahkan tidak lazim oleh pilot umumnya.

Jabatan baru Tohir, merupakan jabatan strategis. Apalagi di kawasan Lanudal Juanda, terdapat bandara internasional. Yang menggunakan fasilitas landasan pacu milik TNI AL.

Yang menarik, jabatan ini, sebelumnya juga pernah dijabat oleh mertuanya. Laksda (Pur) Yayun Riyanto. Mantan kepala Badan SAR Nasional. Yang memulai merancang sehingga Basarnas bisa besar seperti sekarang.

Muhammad Tohir, kemarin menggantikan Kol Laut (P) Bayu Alisjahbana SM. Yang selanjutnya menggantikan posisi Tohir sebagai komandan sekolah khusus. Sekolah yang mendidik pasukan elit TNI AL. Seperti Pasukan Katak. (*)


Pewarta : M Nasaruddin Ismail
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :